MEMAHAMI MAKNA AYAT PERANG DALAM ALQURAN

 

Dalam alquran terdapat beberapa ayat yang menyatakan perang dan hukum  perang yaitu dalam surat al anfal dalam ayat-ayat berikut :

  1. Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bertemu dengan orang-orang yang kafir yang sedang menyerangmu, maka janganlah kamu membelakangi mereka (mundur).(ayat 15.surat alAnfal)
  1. Barangsiapa yang membelakangi mereka (mundur) di waktu itu, kecuali berbelok untuk (sisat) perang atau hendak menggabungkan diri dengan pasukan yang lain, maka sesungguhnya orang itu kembali dengan membawa kemurkaan dari Allah, dan tempatnya ialah neraka Jahannam. Dan amat buruklah tempat kembalinya.(al Anfal ayat 16)
  1. Dan ingatlah (hai para muhajirin) ketika kamu masih berjumlah sedikit, lagi tertindas di muka bumi (Mekah), kamu takut orang-orang (Mekah) akan menculik kamu, maka Allah memberi kamu tempat menetap (Madinah) dan dijadikan-Nya kamu kuat dengan pertolongan-Nya dan diberi-Nya kamu rezeki dari yang baik-baik agar kamu bersyukur.(al anfal ayat 26)
  1. Katakanlah kepada orang-orang yang kafir itu\ “Jika mereka berhenti (dari kekafirannya), niscaya Allah akan mengampuni mereka tentang dosa-dosa mereka yang sudah lalu; dan jika mereka kembali lagi[\ sesungguhnya akan berlaku (kepada mereka) sunnah (Allah tenhadap) orang-orang dahulu .”(al anfal ayat 38)
  1.  Dan perangilah mereka, supaya jangan ada fitnahdan supaya agama itu semata-mata untuk Allah.Jika mereka berhenti (dari kekafiran), maka sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan.(al Anfal ayat 39)

ayat ini merupakan satu kestuan dan tidak dipisah, karena ayat ini memiliki sebab dan musabab. sebab kejadian turunnya ayat ini adalah pada waktu umat muslim diserang oleh kaum jahiliah Mekah dengan seribu orang pasukan bersenjata lengkap dan 100 orang berkuda. sedangkan umat islam hanya berjumlah 313 orang sebagian besar petani dan pedagang. oleh sebagian orang yang anti islam ayat-ayat ini dipisah sehingga menimbulkan pemahaman yang keliru. ayat-ayat ini bersambung dan satu ayat merupakan kelanjutan ayat lain (ayat terntang kisah atau cerita-cerita)

Mengapa dalam alquran terdapat ayat perang-. Apakah umat islam disusruh memerangi umat non islam agar masuk islam. Apakah islam itu agama yang keras?

Jawabannya adalah sebagai berikut:

Sebab turunnya ayat ini adalah umat islam dalam keadaan terdesak karena diserang oleh kaum kafir. Ayat-ayat ini sebagai perintah untuk melawan setelah penderitaan dan aniaya yang diterima oleh nabi Muhamad dan kaum muslim di Mekah selama lebih kurang 15 tahun. Ayat-ayat ini adalah ayat yang turun di Madinah. Setelah bersabar dan menghindar selama itu maka sudah tiba saatnya melawan dengan  turunnya ayat-ayat untuk berperang melawan kaum kafir dan tidak boleh mundur karena mundur adalah sifat pengecut dan tentu saja dimurkai ALLAH. Peristiwa ini terjadi pada perang Badar dimana pasukan islam sebanyak 313 orang bersenjata apa adanya melawan 1000 orang pasukan kafir Mekah berjumlah 1000 orang dengan 100 pasukan berkuda.

ALLAH SWT menurunkan ayat ini sebagai perintah untuk melawan mereka setelah penyiksaan dan tindakan aniaya yang mereka lakukan kepada Nabi dan umat muslim di Mekah yang sudah melampui batas.

TIDAK BENAR TUDUHAN NON MUSLIM BAHWA AGAMA ISLAM MEWAJIBKAN UMATNYA MEMERANGI UMAT NON MUSLIM DENGAN BERLANDASKAN AYAT –AYAT PERANG DIATAS.

 

MEREKA MENGAMBIL KESIMPULAN TERSEBUT DENGAN TUJUAN MENJELEKKAN ISLAM DAN MEREKA MENGAMBIL KESIMPULAN TANPA MENGETAHUI ILMUNYA TERUTAMA ILMU MENGENAI SEBAB TURUNNYA AYAT.

Dalam perang Badar tersebut umat islam mengalami kemenangan yang gilang gemilang dan mendapatkan harta rampasan perang yang banyak berupa kuda, baju besi, pedang perisai dan sebagainya, lalu timbullah perselisihan tentang harta  rampasan perang tersebut maka turunlah perintah ayat Alquran :

”Mereka menanyakan kepadamu tentang (pembagian) harta rampasan perang. Katakanlah: “Harta rampasan perang kepunyaan Allah dan Rasuloleh sebab itu bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah perhubungan di antara sesamamu; dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya jika kamu adalah orang-orang yang beriman.”(surat Al Anfal ayat 1)

Umat islampun sadar akan kekeliruan mereka dan menyerahkan urusan ini pada rasul. Namun setelah menunggu lama belum juga ada keputusan dari nabi, karena nabi takut dalam membrikan keputusan sebelum mendapatkan wahyu dari ALLAH  sehingga umat islampun mulai resah maka turunlah ayat berikutnya

”Ketahuilah, sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai rampasan perang[613], maka sesungguhnya seperlima untuk Allah, Rasul, kerabat Rasul, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan ibnussabil[614], jika kamu beriman kepada Allah dan kepada apa[615] yang kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) di hari Furqaan[616], yaitu di hari bertemunya dua pasukan. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (al Anfal ayat 41)

Keputusan sudah diambil yaitu seperlima untuk ALLAH, rasul,kerabat rasul,anak-anak yatim, fakir miskin dan ibnu sabil(orang terlantar) sedangkan empat perlima dibagikan pada pasukan.

Seperlima untuk ALLAH, rasul, kerabat rasul,anak yatim,fakir miskin dan ibnu sabil maksudnya adalah : untuk ALLAH untuk menyebarkan agama islam, rasul untuk nabi kerana pemimpin,kerabat nabi, anak yatim,orang miskin dan ibnu sabil adalah untuk orang yang kurang mampu dan membutuhkan bantuan.selebihnya untuk pasukan perang.

Dari sini jelaslah bahwa nabi tidak mengambil semua harta rampasan perang tersebut. Beliau juga tidak mendapat seperlima karena yang seperlima itu juga dibagikan pada orang lain (Kaum kerabat, fakir miskin, anak yatim, orang terlantar). Sedangkan nabi Muhamad juga akan menyerahkan harta bagiannya kepada kaum miskin karena beliau adalah orang yang paling dermawan.( saking dermawannya walaupun pemimpin beliau tidak punya harta benda dan hidup sangat sederhana. Kalau beliau mendapatkan sedikit harta beliau akan menyedekahkan kepada orang yang lebih membutuhkan )sumber: tarikh islam

 

 JADI TIDAK BENAR SEMUA TUDUHAN ORANG NON MUSLIM BAHWA MUHAMMAD SAW MENGAMBIL SEPERLIMA BAGIAN RAMPASAN PERANG UNTUK DIRINYA SENDIRI DENGAN CARA MEMERANGI UMAT LAIN . DENGAN BERLANDASKAN AYAT ALQURAN SURAT AL ANFAL AYAT 41.

 

MEREKA MENGEMUKAKAN DALILNYA DENGAN MENGHILANGKAN SEBAGIAN AYAT YAITU TENTANG AYAT SEPERLIMA UNTUK ALLAH, RASUL, KERABAT RASUL, ANAK YATIM, FAKIR MISKIN DAN ORANG TERLANTAR(IBNU SABIL).MEREKA MENGHILANGKAN BAGIAN UNTUK KERABAT RASUL, ANAK YATIM, FAKIR MISKIN, DAN ORANG TERLANTAR .DAN MENINGGALKAN BAGIAN UNTUK RASUL SAJA SEHINGGA BERKESAN BAHWA MUHAMAD ITU ORANG YANG SUKA HARTA DAN TAMAK.

 

MEREKA BERMAKSUD UNTUK MERENDAHKAN ISLAM DAN MEYEBUTKAN KERENDAHAN ISLAM DI BANDINGKAN AGAMANYA.

TUDUHAN INI KARENA MEREKA MEMOTONG-MOTONG AYAT-AYAT ALQURAN DENGAN MENGAMBIL SEBAGIAN AYAT YANG BERTUJUAN UNTUK MELEMAHKAN DAN MELECEHKAN ISLAM.

 

Dari semua keterangan diatas dapat disimpulkan:

1. Islam tidak mengajarkan kekerasan tapi kasih sayang dengan mencintai dan berbagi kepada sesama TERUTAMA PADA YANG KURANG MAMPU (al anfal ayat 41)

  1. 2.    Umat islam penyabar karena sudah disiksa dan dianiaya lebih kurang 16 tahun di Mekah
  2. 3.    Umat islam harus melawan kalau diperangi
  3. 4.    Harta rampasan yang seperlima itu bukan untuk nabI SAJA tapi untuk para anak yatim, fakir miskin orang terlantar dan yang lain-lain

 

HAI NON MUSLIM JANGAN MENYEMBUNYIKAN YANG BENAR DAN MENYAMPAIKAN YANG SALAH

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s